Minggu, 08 Juli 2012

Mancing Cumi : Teknik Trolling


Mancing Cumi : Teknik Trolling

Teknik mancing cumi ternyata bisa menggunakan suatu cara yang tidak terduga buat saya, yakni teknik trolling. Menggunakan kapal yang tetap berjalan pelan. Tentu saja trolling beginian sudah terbiasa bagi para pemancing mania..hehe..
Kecepatan kapal diatur sedemikian rupa. Tentu saja anda sudah harus memberitahu sang pemilik kapal agar menjalankan kapal sepelan mungkin, seideal dengan cara nyaman untuk mendapatkan cumi. Yaah, kira-kira kecepatan 1 knot mungkin ya.
Idealnya lakukan cara mancing cumi ini pada malam hari, apalagi pas bulan purnama. Wow, bisa kelihatan samar-samar si cuminya lho. Kita bisa melihat macam cumi ukuran besar atau kecil pada saat bulan terang-benderang.
Untuk detail cara mancing cumi ini, yang penting adalah umpan mancingnya juga. Gunakan umpan mancing yang biasa di sebut capela. Pilihlah ukuran 3,5 inch, sebab itu ukuran ideal dan cukup. Lalu lemparkan umpan tersebut berjarak 10 meter-an.
Tanda bahwa anda berhasil dalam cara mancing cumiini adalah dengan diiringi oleh beratnya joran anda tiba-tiba dan terasa berat hingga melengkuh…yaah..strike deh…hehehe..

Cara Mancing Cumi Dengan Capela

Teknik Mancing Ikan Nila
Umpan yang banyak digunakan para pemancing untuk memancing ikan nila adalah lumut. Lumut sawah atau lumut kolam yang halus sangat disukai oleh ikan nila. Untuk lebih mempermudah memancing ikan ini agar memakan umpan, biasanya para pemancing menaburkan umpan di tempat yang di perkiarakan terdapat ikan disitu. Taburan umpan ini bertujuan untuk menarik perhatian ikan nila agar berkumpul. Kita dapat menggunakan dedak/ bekatul, pelet, atau lumut itu sendiri untuk menarik perhatian ikan. Setelah ikan terlihat berkumpul, barulah kita mulai memancing.
Jenis pancing yang biasa digunakan adalah pancing berpelampung, dengan ukuran tali 2-15 lbs dan mata kail nomor 6-10. Umpan memancing ikan nila di danau atau waduk biasanya lumut hijau halus yang dililitkan pada mata pancing. Para pemancing juga sering menggunakan daging buah sawit tua yang dirajang kecil-kecil. Bisa juga menggunakan umpan cacing, udang, campuran minyak udang, juga serangga seperti kecoa dan laron. Untuk ikan nila yang dipelihara di kolam biasa dipancing dengan umpan pellet. Kadang-kadang ikan nila juga mau menyambar umpan pancing tiruan (lure) dengan cara casting.Posisi mata kail untuk memancing ikan nila biasanya berada sedikit dibawah permukaan air atau di tengah-tengah kedalaman. Karena ikan nila seringnya berada di tengah-tengah perairan, ketika memakan umpan yang kita taburkan tadi otomatis ikan akan muncul ke permukaan, sehingga posisi mata kail tidak perlu dalam-dalam.Read more: http://zonaikankita.blogspot.com/2012/02/teknik-mancing-ikan-nila.html#ixzz203KiisiR

Cara Mancing Kepiting


Bagi sebagian orang kegemaran memancing kepiting adalah suatu hal yang asing.
Tapi tahukah teman-teman ternyata memancing kepiting ini tidak kalah jauh asiknya dengan memancing ikan.
Walaupun hasil yang didapat hanya sebatas hewan kecil berkaki delapan yang berjalan menyamping
namun sensasinya tak kalah nikmat dengan memancing ikan.

Berikut tips dan trik yang mungkin berguna untuk teman-teman yang ingin memancing kepiting.

Umpan
Umpan yang sering digunakan untuk memancing kepiting di empang adalah belut atau ikan kecil.
Umpan tersebut harus dipotong dengan ukuran 2 - 3 cm.

Line (kenur)

Tak jauh berbeda dengan memancing ikan, dalam memancing kepiting line yang digunakan 
adalah senar dengan ukuran yang tak terlalu tebal. Namun, untuk penghematan teman-teman juga 
dapat menggunakan tali.

Joran
Joran sederhana yang terbuat dari bambu dapat digunakan untuk memancing kepiting. 
Panjangnya sekitar 1,5 - 2 meter.

Kail
Teman-teman dapat menggunakan kail yang sama untuk memancing ikan dengan ukuran yang sangat kecil.

Karakter Memakan Umpan 
Karakter makan kepiting berbeda dengan ikan, umpan hanya dicapit lalu diambil dikit demi sedikit dengan capit
satunya untuk dimakan. Ketika senar terasa dimakan tariklah dengan perlahan karena kalau tidak
kail akan terlepas dari mulut kepiting. 


Read more: http://zonaikankita.blogspot.com/2012/01/cara-mancing-kepiting.html#ixzz203KPwgMQ

Cara Memancing Ikan Tenggiri


Cara Memancing Ikan Tengiri
Penggunaan set medium heavy dengan mainline 10lb ke 25lb yang tidak berwarna sepanjang 
melebihi 200 mtr. perambut pula dari jenis flourocarbon 20lb panjang 2 mtr  dengan coated 
steelwire 20lb panjang 6" menggunakan hook 2/0 dan 3/0.
Pelajari jenis jenis arus karena sangat penting untuk memancing ikan tenggiri :


Arus mati.
Belon atau pelampung yang sesuai adalah digalakkan untuk mengelakkan umpan berbelit 
dengan pancing lain. Jarak umpan dengan belon paling kurang 4 mtr. Lagi panjang lagi bagus. 
Lepaskan umpan dalam jarak melebihi 30 mtr dari bot. Ikan hidup seperti selar dan kembong
 hendaklah dicangkut dalam keadaan kepala mengarah ke hadapan.


Arus perlahan.


Penggunaan teknik floating tanpa ladung atau belon. tetapi umpan ikan hidup hendaklah 
dicangkut dalam keadaan kepala menghadap bot. kalau menggunakan multiflier reel, bolehlah 
ikat perambut steelwire direct kepada mainline dengan ikatan albright dengan safety knot dihujung.


Arus deras.


Penggunaan teknik mid water dengan batu ladung bersaiz 2 atau 3. batu ladung dimasukkan
 kedalam mainline. setelah lepaskan ikan hidup ladung hendaklah dipegang. hulurkan tali sepanjang 10 mtr 
baru ikatkan getah gelung pada mainline untuk jadikan stopper ladung. lepaskan sepanjang 30 mtr dari bot.
Untuk pancingan malam pula perambut 50lb digunakan manakala steelwire 50lb pula hendaklah 
sepanjang 1 kaki. sekiranya bulan gelap cara pancingannya pula berbeza kerana tenggiri hanya akan 
makan dibawah bayangan cahaya lampu bot. bottom fishing tetapi dinaikkan sebanyak 8 mte
. teknik seperti siang boleh digunakan sekiranya bulan terang.


Hook Up:
hook up hendaklah dibuat dengan kuat beberapa kali supaya mata yang disangkut pada 
umpan hidup boleh tanggal dan menyangkut pula pada rahang ikan tenggiri. sekiranya ini 
tidak diambil berat kita akan kehilangan tenggiri tersebut kerana rabut.
inilah serba sedikit yang boleh kawan berikan sebagai info pada kenkawan semua.
kalau dilayan dengan slow dan smooth species ini mudah menyerah tapi kalau ditarik 
dan dikarau ganas ia akan lebih ganas dan lambat menyerah. peratus putus sangat besar. 
penggunaan light set dengan mainline 10lb adalah sangat berkesan untuk menawan species 
ini tetapi ia akan mengganggu kekawan lain kerana memakan masa yang lama. kalau medium
 heavy makan masa 5 minit, light set pula 7 minit.


Tentang keadah pancingan tenggiri, kita perlu tahu yang paling mustahak ialah spot.


spot 1: Spot karang yang mana tenggiri nya telalu banyak hinggakan kalau dihulur apa saja 
yang bergerak akan dimakan seperti dilatuna sarawak.


spot 2: merupakan karang yang sempit yang memang banyak tenggiri menghuni disini dimana
 ramai nelayan pancing menjadi penunggu tetap disini seperti karang ngah. mereka hanya
 memancing tenggiri sahaja dengan mendapat hasil yang mencapai 40 hingga 50 ekor sehari.


spot 3: spot yang ada tenggiri tetapi tidak menjadi lubuk nelayan kerana kalau ditunggu pun 
hasil nya tak seberapa. seperti didalam unjam laut.




spot 4: spot yang karang nya sangat luas. dimana kita perlu bergantung pada nasib untuk dapatka
n species tenggiri.


spot 5: spot yang tiada rekod hasilkan tenggiri tetapi saja2 mencuba tetapi kadang kala dapat juga.


keadah untuk spot 1:
semua keadaah sesuai digunakan tetapi sekiranya untuk dapat hasil yang banyak pakailah perambut 
steelwire kasar dengan teknik bottom. bila kena saja rentaplah terus naikan keatas bot. sekiranya
 nak kan keseronokan pancing kawan syorkan pakailah light set dengan mainline 10lb, perambut steel 
wire 20lb dan hook 2/0 cutting point.


keadah spot 2:
memandangkan puluhan nelayan menunggu tempat ini sehari hari jadi tenggiri disini sudah kenal
 benda asing yang dihulurkan pada mereka. line berwarna atau braided, steewire hitam, kekili besar, 
umpan mati serta benda asing seperti getah, manik danperambut kasar merupakan benda2
 yang perlu dielakkan. sehinggakan nelayan yang kita tahu terkenal dengan koyan dengan 
tangsi hingga ratus lb hanya menggunakan perambut 15lb sahaja disini. melainkan dikala 
permulaan species ini masuk ke sini setelah berbulan laut bergelora. ketika itu keadahnya sama dengan spot 1.


keadah spot 3:
dispot ini bolehlah kita gunakan teknik spinner atau sesudu juga casting rapalla. kalau nak 
gunakan keadaah floating dan mid water juga boleh. tenggiri disini tidak peka pada perambut 
atau benda2 asing kerana sesekali sahaja mereka diumpan dengan benda asing.


keadah spot 4:
disini trolling amat berkesan. keadah lain boleh digunakan tetapi peratusan hasilnya sangat
 kecil dibandingkan dengan keadaah trolling.


keadah spot 5:
disini kita hanya perlu tajul satu set untuk tenggiri denga keadah floating disamping pancing 
bottom untuk species lain. kita tidak perlu berharap pada tenggiri lebihkan tumpuan pada species lain. 
sekiranya ada rezeki dapatlah seekor dua.


Perhatian:
species tenggiri tidak memilih arus. kalau arus laju tapi faktor lain baik ia akan makan dan 
sebaliknya walaupun arus baik tetapi faktor lain tidak baik alamat melangutlah joran kita.


Faktor2 tenggiri aktif.
1.cuaca baik setelah habis monsoon. tidak kira arus.(karang)
2.cuaca baik air jernih(biru kehitaman) tidak kira arus.(karang)
3.cuaca tidak baik tapi arus baik.(unjam)


Teknik rentapan untuk pancingan tenggiri pula ada beberapa teknik yang berkesan sesuai dengan set pancing dan keadah pancing yang kita gunakan.


1. penggunaan light set medium fast action rod mainline 10 ke 15lb keadah hanyut dengan umpan hidup.
 sebelum pancingan dimulakan pastikan dulu tension drag pada tekanan 80% dari kekuatan mainline. 
semasa umpan diturunkan hendaklah perhatikan kelajuan pergerakan renangan umpan sekiranya k
elajuan pergerakan maintain teruskan dengan tension dalam keadaan off(free) sekiranya ada rasa 
macam kelajuan renangan umpan bertambah dengan drastik, jangan lengah terus saja sentap dengan 
kuat beberapa kali kerana umpan anda sudah dimakan. semasa sentapan dibuat pastikan tension drag
 masih dalam keadaan free. on kan drag bila saja mangsa membuat larian laju. biarkan tension dalam
 keadaan 80% kekuatan line supaya mangsa cepat pancit.
sentapan untuk light set perlu sekuat hati kerana rod yang lembut. daging umpan yang fresh masih liat jadi 
perlukan kekuatan untuk koyakkan daging umpan supaya mata kena pada mangsa.
bila ikan tidak makan semasa umpan turun, on kan drag dan parkinglah dekat holder. sekiranya umpan 
dientap, kekuatan drag tadi akan buatkan hook kena kat mulut mangsa tetapi sekiranya kita lambat buat
 hook up, umpan akan diludah dengan mudah sahaja kerana hook hanya melukai mangsa tapi belum
 melepasi duri pandan. sentapan hendaklah dilakukan dalam keadaan rod masih melengkung kerana 
dimasa itu memori pada rod dan line sudah sampai tahap maksima. dengan cara ini hook akan 
menembusi daging pada mulut mangsa.


2. Penggunaan medium heavy set, mainline 25lb ke 30lb pula sangat senang tetapi perlukan
 kepantasan kerana memori kelengkungan rod hanya sedikit dibandingkan dengan light rod. 
setkan tension drag sama dengan cara tadi dengan ketegangan 80% kekuatan mainline. bila saja 
ada rentapan dari mangsa rod hendaklah disentap dengan kuat dan cepat. jangan pula bila rod ditarik ikan, 
tension nak ketatkan, tali ikatan nak dibuka terlebih dahulu barulah nak buat hook up . alamatnya putih mata.
 hook up terlebih dahulu sebelum buat lain perkara barulah peratus untuk dapatkan mangsa lebih besar.


Read more: http://zonaikankita.blogspot.com/2012/06/cara-memancing-ikan-tenggiri.html#ixzz203JyWZDq

Teknik Mancing Tuna



Tuna adalah ikan konsumsi yang paling populer di dunia dan menjadi favorit di antara pemancing. Tuna adalah ikan terbesar
 di antara keluarga mackerel dan terdiri lebih dari 48 varietas yang berbeda. Yang populer diantaranya adalah tuna sirip kuning, 
tuna peluru, ikan tongkol kecil, tuna sirip hitam, tuna sirip biru dan tuna ramping. Pada artikel ini kita akan berbicara tentan
g tuna termasuk cara menangkap mereka.





Tuna adalah ikan yang sangat gesit dengan dua sirip utama dan lima sirip pendukung yang bisa mengurangi 
pergolakan air. Mereka memiliki ekor bercabang dan tubuh lonjong yang memungkinkan mereka untuk bergerak cepat dan
 berenang jarak jauh yang dapat mencapai kecepatan hingga 43 mil per jam. Bentuk tubuh tuna bisa bervariasi karena
 kemampuan mereka untuk menyesuaikan suhu tubuh mereka. Tna juga merupakan salah satu ikan langka di mana rentang 
warna daging dari merah ke merah muda yang membuat daging tuna menjadi favorit bagi kebanyakan orang di seluruh dunia.


Dalam memancing ikan tuna, kita perlu mengetahui berbagai teknik dan keterampilan untuk bisa menangkapnya dengan e
fektif dan sehat. Waktu tahun merupakan faktor penentu penting untuk memancing tuna. Tuna dapat ditemukan di daerah 
permukaan selama cuaca hangat musim panas. Sedangkan pada penangkapan ikan tuna musim dingin bisa sangat sulit karena
 tuna bermigrasi ke laut dalam pada musim tersebut. Bidang gerakan lumba-lumba dan burung laut juga indikator kehadiran tuna.




Pendekatan penangkap ikan tuna yang paling populer adalah trolling. Dalam trolling, kita bisa memasang pancing satu a
tau lebih dibelakang perahu. Ketika tuna memakan salah satu umpan, secepat mungkin kita gulung dan mencoba untuk 
menghindari senar menjadi kusut dengan senar lainnya. Beberapa umpan tuna yang efektif meliputi: bluefish, cumi-cumi,
 skip-jack dan makarel.


Tuna Sirip Biru adalah salah satu varietas yang paling populer di kalangan pemancing. Mereka adalah ikan besar dan beberapa 
dari mereka bahkan bisa tumbuh sebesar 500 pounds. Blue Fin Tuna juga merupakan salah satu varietas yang paling mahal. 
Akibatnya, mereka dieksploitasi habis – habisan dan sekarang di ambang kepunahan.


Read more: http://zonaikankita.blogspot.com/2012/03/teknik-mancing-tuna.html#ixzz203JY4kPF


Mancing baronang merupakan salah satu teknik mancing yang tergolong sederhana dengan sensasi yang membuat para pemancing tergila-gila. Biaya yang dikeluarkan untuk mancing baronang tergolong murah karana bisa dilakukan dipinggir dermaga, batu-batu pemecah ombak dan lokasi lain yang tidak jauh dari daratan. Selain itu umpan yang digunakan tidak membutuhkan biaya yang mahal untuk memperolehnya.


SEKILAS MENGENAI BARONANG
Baronang merupakan kelompok Rabbit Fish yang tergolong sebagai ikan herbivora, meski demikian ia tidak menolak bila diberi umpan udang rebon, cumi, kerang hijau, nasi, pisang dll. Ikan baronang biasanya bergerombol mencari lumut atau tritip yang melekat pada bebatuan, karang, tiang-tiang dermaga atau bagan.


Menurut Pak Kwok Tjie Jan, salah satu pemancing yang cukup senior dikalangan pemancing baronang, jenis-jenis baronang yang sering terpancing dikawasan Kepulauan Seribu, Pelabuhan Ratu, dan Merak adalah: Baronang Tompel / Siganus guttatus, Baronang Kalung / Siganus doliatus, Baronang Angin / Siganus javus, Baronang Batik / Siganus vermiculatus, Baronang Lada / Siganus chrysospilos, dan Baronang Susu / Siganus fuscescens


ALAT YANG DIBUTUHKAN
Peralatan yang dibutuhkan untuk memancing baronang antara lain:
1 Joran Tegek - joran ini merupakan joran pool yang tidak memiliki cincin (ring), tanpa dudukan reel dan biasanya terdiri dari 7-8 ruas yang panjang keseluruhannya 4,5 hingga 5,5 meter. Joran tegek yang cocok untuk baronang biasanya kaku (hard tapper) secara keseluruhan tapi sedikit lentur pada ruas 2-3. Joran tegek ini biasanya terbuat dari grafit, carbon atau campuran dari keduanya. Untuk melindungi joran ini agar mampu menahan beban berlebih akibat fight dengan baronang, biasanya para pemancing baronang melilitkan benang dan lem pada ujung ruas kedua hingga terakhir agar supaya tidak pecah atau meleduk istilah mereka.


2 Kenur - Kenur yang digunakan ialah yang trasnparan dengan kekuatan menahan beban maksimal 10lbs hingga 12lbs. Kenur ini diikatkan diujung joran tegek, biasanya ada tali yang melekat pada joran. Panjang kenur yang dibutuhkan disesuaikan dengan panjang joran dan kedalaman air dilokasi mancing. Panjang kenur tidak boleh lebih panjang dari joran agar memudahkan pemasangan umpan dan mengambil tangkapan. Biasanya panjangnya 3,5M hingga 4M.


3 Pelampung - pelampung baronang dibedakan 2 tipe tergantung pada teknik memancingnya yaitu pelampung gantung dan pelampung celup. Pelampung untuk baronang biasanya ditandai dengan lubang ditengah pelampung dari atas tembus kesisi bawah guna memasukan kenur dan penjepit kenur. Bentuk pelampung ada yang bulat, lonjong, kerucut gasing dll. Warna pelampung biasanya kontras dengan air laut guna memudahkan pemancing melihat getaran pelampung tersebut.


4 Mata kail garong - mata pancing atau kail yang digunakan adalah jenis garong yang terdiri dari 6 hingga 8 mata pancing disatukan dengan solder, bentuknya seperti pada gambar. Ukuran pancing yang digunakan biasanya nomor 5-6.

5 Penjepit umpan - penjepit umpan maksudnya untuk menjepit umpan dengan kenur. Biasanya yang sering digunakan adalah timah daun, stopper, karet, bahkan kenur pancing itu sendiri.


6 Perlengkapan lain - perlengkapan lain yang dipakai antara lain:
Sarung tangan untuk melindungi tangan (dari duri-duri baronang yang mengandung racun) ketika melepaskan tangkapan.
Topi melindungi kepala dari panas matahari dan sinar ultra violet.
Kacamata untuk melindungi mata dari sinar matahari dan sinar ultra violet yang bisa merusak pengelihatan.
Sepatu/alas kaki yang tepat untuk melindungi kaki dari bebatuan tajam dan karang karena tak jarang pemancing harus masuk kedalam air tergantung lokasi mancing.
Coolbox atau tempat ikan untuk menaruh tangkapan dan mendinginkan minuman yang kita bawa.
Jangan lupa membawa konsumsi untuk membuat acara mancing lebih menyenangkan hahahaha...




LOKASI
Seperti sudah dijelaskan terlebih dahulu bahwa Ikan baronang biasanya bergerombol mencari lumut atau tritip yang melekat pada bebatuan, karang, tiang-tiang dermaga atau bagan, maka tempat yang tepat untuk memancing baronang:
1. Dermaga, biasanya garonang senang bersembunyi di dekat tiang tiang dermaga
2. Rumpon kerang Hijau , baronang sangat menyukai kerang
3. Sekitar karang atau batrean atau pemecah ombak ( terutama yg banyak lumut)
4. Kapal karam




UMPAN
Umpan yang digunakan untuk memancing baronang, yang paling umum adalah lumut hijau. Baronang dimanapun menyukai ini. Selain itu kita bisa gunakan umpan alternatif lain seperti lumut lumpur, lumut merah, nasi lumat, bakwan, kerang hijau, cumi, udang, daging kepiting, pisang, dll.


TEKNIK MANCING
Teknik mancing baronang seperti pada gambar, teknik pelampung gantung dan teknik pelampung celup. Seperti pada gambar umpan jika menggunakan lumut, kerang hijau, dll biasanya dijepit pada kenur tepat diatas garong. Umpan ditenggelamkan ke dalam laut, tetapi tidak mencapai dasar agar kenur antara pelampung dan garong tegang dan bila umpan dimakan akan membuat pelampung bergetar. Sementara jika menggunakan nasi lumat, gumpalan nasi ditempelkan pada garongnya dan menggunakan ukuran garong yang agak kecil, kemudian umpan diulurkan hingga ke dasar laut, posisi kenur antara garong dan pelampung harus tegang.
Untuk mendeteksi kapan baronang memakan umpan, dapat dilihat dari gerakan pelampung. Jika menggunakan pelampung gantung, pada saat dimakan pelampung akan bergetar-getar. Jika menggunakan pelampung celup, pada saat dimakan, pelampung akan tengelam. Pada saat inilah pemancing harus menggentak joran, jika strike, pemancing harus bersiap merasakan tarikan baronang yang terkenal sensasional itu.


Demikian tulisan ini, semoga dapat bermanfaat bagi para pemancing yang ingin belajar mancing baronang dan merasakan sensasi tarikan baronang.
Salam strike....



Cara Memancing didermaga / pelabuhan yang banyak kapal sandar dan berair keruh

Sebenarnya trick memancing dilaut ini bisa dikatakan gampang-gampang susah. Asalkan kita mau sedikit mengingat dan mempelajari karakter air yang kadang pasang, kadang surut.
Dalam hal rangkaian kail pun dibikin model apa, pasti bisa menghasilkan ikan tergantung dari umpan dan daya tarik terhadap ikan yang akan memangsa umpan kita. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tentang rangkaian, apabila kita memancing di pinggir dermaga yang biasanya airnya keruh dan banyak kapal sandar kita ga' perlu susah memakai umpan mainan (rapala).

Berikut ini akan saya jelaskan terlebih dahulu umpan memancing, caranya, dan juga rangkaiannya :

Memancing didermaga / pelabuhan yang banyak kapal sandar dan berair keruh :
  • Udang hidup : Belilah udang berukuran tanggung, caranya cukup menusukkan kail pada bagian badan belakang dari udang tersebut, atau menyelipkan kail pada salah satu sisi kulit udang.sampai ujung mata kail keluar. Fungsiya adalah biar udang tersebut tetap hidup walaupun didalam air dan bisa bergerak - gerak, sehigga menimbulkan daya tarik pada pemangsa. Biasanya teknik menggunakan umpan ini bisa dilakukan dengan glosoran (keleman, dasaran) dilempar jauh, dibawa jalan2 ( berjalan secara perlahan lahan mengitari dermaga) yang jarak kedalaman udang tersebut kurang lebih 1/2 sampai 1 meter dari permukaan air, dan dibiarkan saja (didiamkan) dengan menggunakan kambangan, yang jarak kedalamannya sama dengan yang dibawa jalan2 tadi.
  • Udang mati : belilah udang yang masih segar alias tidak (putih) pucat, sehingga saat dilemparkan dan didalam air tidak mudah hancur. Caranya cukup dikuliti dulu sehingga tersisa badannya saja, buang  kepala dan kulitnya. Memasangnya cukup mudah, hanya memasukkan ujung mata kail mulai pangkal kepala udang sampai dengan sapai dengan pangkal ekor, sehingga ujung dari mata kail kita tidak terlihat dan udang tersebut mebikuti bentuk dari mata kail alias masuk semua kedalam tubuh udang tersebut. Kalo cara memancing menggunakannya umpan ini adalah cukup dengan glosoran (keleman, dasaran) dilempar jauh.
  • Kelelet : ini seperti lintah tapi panjang seperti cacing, apabila dia merasa terdesak akan menyemburkan lendir kental yang lengket, tapi jangan kuatir karena hewan ini tidak berbahaya. Caranya cukup simpel, pertama tarulah kelelet tersebut diatas kain kering (kainnya terserah yang penting kering) lalu sebelum memotong kecil2 seukuran permen, potonglah dulu bagian kepalanya agar dia segera menyemburkan lendirdan kalian tidak susah2 apabila dia sedang menyemburkan lendirnya, karena lendir kelelet ini hanya sekali dikeluarkan dan tidak mempunyai cadangan lagi. Setelah keluar lendir tersebut barulah anda memotong kecil2 kelelet tersebut, lalu tancapkan pada kail. Cara memancingnya sama dengan yang menggunakan udang mati.
  • Nener ( bibit bandeng ), zan-zan (seperti ikan blodok), anakan ikan gereh : cara memasangkan kekailnya hampir sama dengan umpan kita menggunaka udang hidup tadi dan kadang juga ada yang menancapkannya di dibawah pelipis (diatas) bola mata ikan tersebut sampai sampai tembus kanan kiri dan jangan sampai terkena bola mata ikan tersebut, karena itu akan membuat daya tahan ikan tersebut untuk hidup lebih sedikit. Dan cara memancingnya cukup dengan dibawa jalan2 ( berjalan secara perlahan lahan mengitari dermaga) dengan jarak kedalaman udang tersebut kira-kira kurang lebih 1/2 sampai 1 meter dari permukaan air, dan dibiarkan saja (didiamkan) dengan menggunakan kambangan, yang jarak kedalamannya sama dengan yang dibawa jalan2 tadi.
  • Ikan Banyar : umpan model ini membutuhkan waktu dalam memproses untuk dijadikan umpan. caranya pisahkan daging ikan tersebut dengan duri bagian tengahnya saja lalu keringkan selama 3 hari. Setelah kering dan berbau amis tadi barulah kita potong kecil2 memanjang. cara menggunakan dan memancingnya sama dengan yang menggunakan udang mati dan kelelet yang tadi yang sudah dijelaskan.
Bisa kan ada menerapkan cara saya diatas???
Untuk rangkaian biasanya kaloa kita menggunakan umpan mati adalah sama dengan erangkaian yang kita gunakan saat memancing bandeng (dengan rangkaian kurang lebih 3 mata kail menggantung dan pemberat paling bawah sendiri), cuman ukuran mata kailnya saja yang memancing dilaut ini agak besar, kira-kira berukuran 7 sampai dengan 10 dan menggunakan pemberat berupa timah yang besar agar tidak terseret arus dalam air laut. Sedangkan yang menggunakan umpan hidup, hanya meggunakan 1 (satu) mata kail saja berukuran 8 sampai 10 dan menambahkan kawat seling (kawat serabut kecil yang sudah dirajut) biasanya banyak dijual ditoko pancing, ukurannya disesuaikan dengan mata kail. Jadi cara pemasangannya " senar pancing dihubungkan seling dahulu, baru mata kailnya " bilamana perlu gunakan pelampung (timbulan). sekian dan terima kasih